Mengenal dekat kota Tanjung Selor,kabupaten Bulungan,Kalimantan Utara

Diposting oleh Ningsih pada 17:14, 12-Okt-14

tanjungselor.pngTanjung Selor adalah ibukota kabupaten Bulungan,kalimantan Utara yang memiliki luas 1.277,81 KM dengan jumlah penduduk tahun 2012 42.231 jiwa kemudian wilayah kota Tanjung Selor terbagi menjadi 3 wilayah yakni: desa tanjung selor hulu ,tanjung selor hilir dan tanjung selor timur yang membawahi 6 desa meliputi: desa Jelarai selor,,gunung seriang,bumi rahayu,gunung sari,apung, dan tengkapak.Penduduk kota Tanjung Telor terdiri berbagai suku mulai suku dayak,tidung,bulungan,bugis,jawa dan suku pendatang lainnya,meski berbeda suku dinamika budaya cepat berkembang mengalami proses akulturasi yang saling menghormati antar budaya ,suku dan agama.

Jauh sebelum kotaTanjung Selor dikenal seperti sekarang ini sesungguhnya Tanjung Selor dahulu adalah pusat perdagangan kesultanan Bulungan yang terletak dijalur perdagangan internasional pantai timur Kalimatan nan ramai kebanyakkan para pedagang berasal dari singapura,berau,bulungan hingga mendorong Bulungan masuk jalur pelayaran internasional.

Inilah awal munculnya Tanjung Selor kemudian pada perkembangannya Tanjung Selor bagian dari wilayah kalimantan Timur ,namun pada tahun 1999 terjadi pemekaran wilayah akhirnya tahun 2013 menjadi ibukota kabupaten Bulungan,kalimantan Utara.

Kini kota Tanjung Selor sejak ditetapkan sebagai ibukota kabupaten Bulungan ,kalimantan Utara mengalami perkembangan ekonomi begitu pesat terlihat dari pasar induk cukup modern sebagai pusat keramaian kota Tanjung Selor .Geliat ekonomi kota Tanjung Selor makin maju pesat setelah pemerintah setempat membangun fasilitas wisata modern melalui pembangunan wisata sungai di sungai Kayan maupun sungai di daerah pedalaman,wisata gunung putih,air terjun Long pin,air terjun idaman,sumber air panas Sajau dan menariknya ditengah kota Tanjung Selor dibangun tugu berbentuk patung telur pecah yang konon didalamnya berdiri seorang puteri menurut mitologi warga setempat cikal bakal berdirinya kesultanan Bulungan.

Menelusuri kota Tanjung Selor menyenangkan tidak banyak keramaian ditemukan kendaraan yang melintas belum banyak sehingga bebas macet leluasa melihat dari dekat keindahan kota memang dikota ini belum dibangun hotel berbintang ataupun pusat perbelanjaan meski demikian pusat perbelanjaan sekelas minimarket mulai dibangun membuat kota Tanjung Selor kian semarak.

Keindahan kota Tanjung Selor saat menelesuri sungai Kayan yang terletak dikawasan kota yakni pepohonan disepanjang sungai Kayan dan aktifitas masyarakat sekitar sungai seperti berenang,memancing,aktifitas nelayan kemudian menariknya tak jauh dari pusat kota terdapat pelabuhan kayan sebagai tempat terminal speed atau kapal motor transportasi andalan penghubung ke daerah sekitar dan disenja hari menikmati terbenamnya matahari ditepi sungai kayan sembari menikmati aneka jajanan khas Kota Tanjung Selor

Selain Kota Tanjung Selor kaya keindahan alam ternyata Tanjung Selor kaya seni budaya yakni Festival Budaya Birau ,tradisi pesta adat yang diselenggarakan oleh para sultan Bulungan secara turun temurun.Pesta adata Birau digelar setiap tahun bertepatan ulang tahun kota Tanjung Selor yang penyelenggaraanya sarat dengan berbagai upacara ritual adat nan unik dan bercirikhas Bulungan dimeriahkan berbagai hiburan rakyat yang melibatkan seluruh unsur warga masyarakat Bulungan .2 tahun terakhir kota Tanjung Selor terus berbenah dengan dibangunnya bandara udara Tanjung harapan kemudian kota Tanjung Selor sebagaimana dilansir Trinbunnews.com 22 Mei 2014 kelak tidak saja sebagai ibukota kabupaten ,namun kota Tanjung Selor dikembangkan menjadi kotamadya Tanjung Selor.Kini kota Tanjung Selor terus dipercantik dengan membangun berbagai fasilitas kota yang inovatif

Potret seni budaya masa khalifah Harun ar Rasyid

Diposting oleh Ningsih pada 15:14, 11-Okt-14

ambruknya-dinasti-abbasiy.jpg Daulah Bani Abbasyyah yang didirikan oleh khalifah as Saffah adalah lanjutan dari pemerintahan Daulah Bani Umayyah dan ketika itu seni budaya peninggalan Umayyah tetap eksist dan berkembang pesat bahkan memasuki era pemerintah khalifah Harun ar Rasyid perkembangan Islam mengalami kemajuan luarbiasa hingga mencapai puncak keemasan atau the golden age of Islam .

Perkembangan Islam diera khalifah Harun ar Rasyid memang luarbiasa kemajuannya ditandai dengan pembangunan kota dikawasan sungai Eufrat dan sungai Trigis kemudian dikawasan kedua sungai tersebut oleh sang khalifah Harun didirikannya ratusan bangunan mencuar nan megah mulai gedung sekolah ,rumah sakit,masjid,gedung pemerintahan,gedung kesenian,pusat perdagangan ,istana dan lainnya dengan gaya arsitektur bangunan menarik menjadi cirikhas diera Khalifah Harun ar Rasyid seperti seni arsitektur masjid,rumah sakit,sekolah,gedung pemerintahan , perpustakaan,istana kerajaan nan mewah mendorong kota Bagdad menjelma menjadi kota termegah di dunia yang menghantarkan Abbasyyah puncak kejayaan dan menjadikan Abbasyyah salah satu negara adikuasa pada abad ke 8 . Pembangunan kota Bagdad nan megah yang dilukiskan sebagai kota 1001 malam ternyata berdampak luarbiasa terhadap perkembangan berbagai ilmu pengetahuan seperti :ilmu pengetahuan agama,astronomi,filsafat,matematika,geografi,farmasi,tehnologi,kedokteran termasuk seni budaya.

Perkembangan seni budaya pada masa khalifah Harun ar Rasyid memang luarbiasa ditandai dengan perkembangan kebudayaan Islam yakni:Seni arsitektur dan bangunan masjid yang menjadi cirikhas arsitektur Islam salah satunya masjid Samarra terletak kota Bagdad kemudian seni arsitektur kota Bagdad yang dikembangkan oleh sang khalifah Harun dengan gaya arsitekturnya begitu menarik. Seni budaya lain adalah seni Bahasa berkembang demikian pesat ditandai munculnya b)Kissah, riwayat c)Drama dan menariknya kemajuan seni bahasa diiringi munculnya penyair-penyair yang fenomenal seperti : Abu nawas dikenal sebagai penyair sering memberi saran,kritik ,nasehat-nasehat terhadap sang khalifah Harun ar Rasyid dengan gaya lucu memberi tempat terdiri dalam kehidupan sang khalifah Harun ar Rasyid. Perkembangan Seni budaya diera khalifah Harun ar Rasyid memang luarbiasa diantaranya :seni suara yang kemudian berkembang menjadi beberapa bidang seni musik mulai a)Penyusunan kitab musik b)Pendidikan musik c)Jenis musik d)Musik sufi e)Pabrik alat musik f)Para penyanyi dan menariknya seni budaya lain tak kalah mengalami kemajuan adalah g)Seni tari c.Seni rupa a)Seni pahat b)Seni ukir c)Seni sulam serta d)Seni lukis

Puncak kejayaan diera khalifah Harun adalah didirikannya Baitul Hikmah yang berfungsi sebagai pusat penelitian,perpustakaan,peterjemahan sekaligus perguruan tinggi serta menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa resmi nasional selanjutnya gerakan peterjemahan naskah-naskah berbagai ilmu pengetahuan ke bahasa Arab .

Sang khalifah Harun memang hebat mampu mengangkat kembali kebudayaan Islam ke puncak keemasaan sebagaimana dikatakan Badri Yatim dalam buku Sejarah Peradapan Islam Dirasah kedua tahun 2000 bahwa seni budaya diera Khalifah Harun menggapai masa kejayaan yang tak tertandingi dizamannya setelah ratusan tahun kebudayaan Islam terbelenggu oleh budaya Barat. Kesemuanya itu tak lepas dari peran sang khalifah Harun yang dikenal sangat menghargai ilmu ,ilmuwan maupun seniman ,bahkan sebagaimana dilansir Republika.co.id sang khalifah memiliki hubungan yang sangat harmomis dengan seniman tak segan sang khalifah mengundang para seniman,penulis ,llmuwan,ulama ke istana berdiskusi berbagai masalah,bahkan sang khalifah juga tak segan melibatkan mereka dalam setiap pemerintah mengambil suatu kebijakkan.Itulah salah satunya yang menyebabkan sang khalifah Harun ar Rasyid dicintai oleh semua golongan masyarakat yang dianggap peduli,sangat memperhatikan kesejahteraan rakyat

Potret pendidikan masa khalifah Harun ar Rasyid

Diposting oleh Ningsih pada 17:53, 03-Okt-14

ilustrasi-ilmuwan-muslim.jpg

Pendidikan pada masa Daulah Bani Abbasyyah sejak awal berdiri telah mendapat perhatian besar oleh sang khalifah Abdullah ash Shafah ,namun pendidikan masa Abbasyyah mencapai puncak keemasan peradapan Islam pada era pemerintahan khalifah Harun ar Rasyid 786-809 M .Sang khalifah Harun yang dikenal kurang demokratis,absolut bergaya hidup mewah,namun sang khalifah sangat peduli,memberi ruang banyak terhadap pendidikan,ilmu pengetahuan,ekonomi,budaya dan sang khalifah ini pula yang mempelopori kebangkitan budaya Islam

Pada masa ini telah ada ahli syair,pujangga,ulama yang mewarnai dinamika kehidupan masyarakat Abbasyyah kala itu memberi dampak luarbiasa terhadap kemajuan Pendidikan.Pendidikan di era khalifah Harun ar Rasyid memang telah berkembang luarbiasa ditandai dengan dibangunnya ratusan bangunan sekolah nan megah,rumah sakit,masjid,perpustakaan dan gedung lainnya sebagai penunjang pembangunan peradapan Islam disepanjang sungai Eufrat dan trigis kemudian prasarana pendidikan dilengkapi fasilitas pendidikan modern seperti :labotarium ,pusat peterjemahan,penulisan buku,perpustakaan dan pusat penelitian hingga tak heran pendidikan diera khalifah Harun demikian sangat maju.

Pembangunan bidang pendidikan di era khalifah Harun tidak hanya menonjolkan pada sarana fisik dengan gedung sekolah yang dilengkapi fasilitas pendidikan nan mewah ,namun sang khalifah Harun juga dikenal pecinta ilmu pengetahuan dan sangat memperhatikan kesejahteraan rakyatnya maka Ia tak segan mengirimkan sumber daya manusia melalui pelatihan-pelatihan profesional terhadap guru,dokter,perawat dan pertukaran pelajar,guru ke luarnegeri.Selain mengadakan pelatihan profesional sang khalifah Harun terus menerus mengembangkan berbagai ilmu pengetahuan terutama penerjemahan buku-buku asing ke bahasa Arab sehingga tak heran dimasa itu ilmu-ilmu pengetahuan seperti filsafat,astronomi dan lainnnya mengalami perkembangan luarbiasa menghantarkan Abbasyyah pusat budaya,pusat penelitian di dunia sekaligus sebagai negara adikuasa abad ke 8 ketika itu.

Pendidikan pada masa khalifah Harun memang mengalami perkembangan luarbiasa hingga muncul cendiawan-cendekiawan muslim yang menemukan berbagai ilmu pengetahuan dengan penelitian-penelitannya yang mengejutkan dunia saat itu.

Perkembangan ilmu pengetahuan yang luarbiasa diera Khalifah Harun juga menghantarkan rakyat mencapai kemakmuran kemudian dimasa inilah Islam mencapai puncak kejayaan ditandai Bahasa arab sebagai bahasa resmi negara, Baitul Hikmah sebagai pusat penelitian,penerjemahan,perpustakaan sekaligus perguruan tinggi.

Sang Khalifah Harun dalam perjalanan hidupnya dikenal sangat menghargai ilmuwan maupun ulama tak segan sang khalifah membayar tinggi terhadap hasil penelitian,bahkan tak segan mengundang ulama,ilmuwan ke istana juga melibatkan mereka dalam setiap pemerintah mengambil kebijakkan .Kejayaan perkembangan Islam diera Khalifah Harun ar Rasyid tak lepas dari pengaruh Barat seperti negara Yunani ,India ataupun Persia hingga terjadi asimilasi budaya antara bangsa Arab dengan bangsa lainnya yang telah mengalami perkembangan ilmu pengetahuan saat itu. Perkembangan pendidikan pada masa khalifah Harun ar Rasyid yang luarbiasa ternyata pengaruh sangat kuat dari budaya Persia disegala bidang terutama bidang pemerintahan ilmu pengetahuan ,meski pengaruh Persia di era khalifah Harun belum begitu besar karena sesungguhnya diera Harun inilah awal kebangkitan kebudayaan Islam terlihat dari perkembangan ilmu ,filsafat, dan sastra .Pengaruh lain yang berperan besar dalam perkembangan pendidikan era khalifah Harun ar Rasyid sebagaimana dikatakan oleh Badri Yatim dalam buku sejarah peradapan Islam dirasah islamyah 2 tahun 2000 adalah budaya India terlihat dalam bidang kedokteran,,ilmu matematika dan Astronomi ,sedangkan pengaruh Yunani dalam perkembangan pendidikan Abbasyyah banyak terlihat dalam bidang Ilmu filsafat.

Perkembangan Islam pada masa khalifah Harun ar Rasyid

Diposting oleh Ningsih pada 13:30, 27-Sep-14

abbasiyyah-al-amin-sumber.jpg

Pada masa dinasti Bani Abbasyyah perkembangan Islam mengalami kemajuan luarbiasa dan mencapai puncak keemasan atau the golden age Islam diera khalifah Harun ar Rasyid kemudian dimasa inilah umat Islam mencapai puncak kejayaan disegala bidang kehidupan mulai bidang ekonomi,politik,pendidikan ,kesehatan,peradapan Islam ,ilmu pengetahuan .Pada masa pemerintahan khalifah Harun ar Rasyid ini pula Dinasti Abbasyyah mencapai puncaknya dan Islam kembali meraih kejayaan setelah sekian abad terbelunggu oleh budaya Barat.

Perkembangan Islam diera Khalifah Harun ar Rasyid memang luarbiasa kemajuannya ketika itu Bagdad menjadi pusat pendidikan,penelitian, perpustakaan ,ilmu pengetahuan,penerjemahan ditandai dengan berdirinya Baitul Hikmah yang berfungsi sebagai penerjemahan,penelitian,perpustakaan,serta perguruan tinggi kemudian dimasa khalifah Harun ar Rasyid muncul pula gerakan peterjemahan yang menerjemahkan berbagai naskah-naskah asing ke bahasa Arab dan penulisan,penerbitan buku berbahasa Arab.

Perkembangan Islam era khalifah Harun ar Rasyid tidak saja pada bidang peterjemahan,melainkan juga ilmu pengetahuan dalam bidang sosial budaya misalnya saat itu seni bangunan serta arsitektur masjid menjadi salah satu ciri arsitektur Islam yang menonjol contohnya bangunan masjid Samarra di Bagdad kemudian seni bangunan kota yang dikembangkan oleh sang khalifah Harun ar Rasyid dikawasan sungai trigis,sungai Euafrat dengan bangunan sekolah,rumah sakit,istana,masjid dan lainnya yang megah membuat Bagdad menjelma kota 1001 malam tak tertandingi saat itu .

Pendidikan Islam diera khalifah Harun ar Rasyid juga mengalami puncak kejayaan ketika itu sekolah-sekolah Islam banyak bermunculan dipenjuru kota Bagdad dengan bangunan nan mewah kemudian lembaga pendidikan Islam tersebut tingkat kualitas pendidikannya sungguh luarbiasa baik kurikulum,sistem pendidikan,sarana prasarana pendidikan lainnya tidak saja dilengkapi perpustakaan,penelitian,tetapi juga lembaga peterjemahan ditandai dengan berdirinya Baitul Hikmah sebagai pusat peterjemahan,penelitian,perpustakaan dan perguruan tinggi selanjutnya sang khalifah Harun membangun Majelis al Muzakarah sebuah lembaga pengkajian masalah-masalah keagamaan yang diselenharakan dirumah-rumah,mesjid dan istana.

Perkembangan Islam dimasa khalifah Harun ar Rasyid memang luarbiasa mencakup semua aspek kehidupan sehingga tak heran fenomena ini pada akhirnya melahirkan cendekiawan atau ilmuwan muslim yang mampu menemukan berbagai disiplin ilmu pengetahuan seperti imam sibawayhi seorang ahli gramatika atau ahli nahwu, al Kindi,abu nawas penyair arab termasyur kemudian Yahya bin Khalid Barmak guru sekaligus perdana menteri pemerintahan khalifah Harun ar Rasyid yang banyak berpengaruh dalam hidup sang khalifah .

Pada masa Khalifah Harun ar Rasyd hidup imam ke 6 dan 7 dalam tradisi 12 imam Syiah yakni Imam musa al khadzim dan imam Ali bin Musa ar Ridha yang juga memiliki pengaruh dalam hidup sang Khalifah kemudian kedua imam ini berperan besar juga dalam perkembangan Islam terutama dalam bidang pendidikan maupun dakwah atau penyebaran Islam dan kesemuanya itu tak lepas dari pengaruh pemikiran sang khalifah Harun ar Rasyid.

Pengaruh pemikiran sang khalifah Harun ar Rasyid memang luarbiasa dalam mengembangkan Islam betapa tidak ditangan sang khalifah Harun ar Rasyid inilah peradapan Islam dapat terangkat kembali salah satunya melalui pembangunan berbagai lembaga pendidikan (sekolah dokter,farmasi ,madrasah,dan lainnya yang dilengkapi berbagai fasilitas pendidikan nan megah hingga tak heran Bagdad menjelma menjadi pusat kebudayaan,ilmu pengetahuan dan Islam mencapai puncak kejayaan

Potret kehidupan politik era khalifah Harun ar Rasyid

Diposting oleh Ningsih pada 18:30, 23-Sep-14

harunrasyid.jpg

Harun ar Rasyid diangkat menjadi khalifah ke 5 Abbasyyah menggantikan khalifah ke 4 Hadi al Mahdi kemudian saat sang khalifah Harun naik tahta menjadi khalifah kehidupan politik Abbasyyah belum stabil karena ,pemerintahan khalifah sebelumnya khalifah Hadi al Mahdi diwarnai intrik politik berupa pemberontakan husain berujung pembunuhan nan sadis.Sepeninggal khalifah Hadi kekuasaan Daulah Bani Abbasyyah dilanjutkan oleh sang khalifah Harun ar Rasyid kemudian sejak Abbasyyah berada ditangan Sang khalifah Harun kehidupan politik yang tadinya penuh intrik makin stabil setelah terangkatnya sang khalifah ar Rasyid .Pengaruh kepemimpinan sang khalifah Harun ar Rasyid memang luarbiasa hingga sang khalifah mampu memperluas wilayah kekuasaan Abbasyyah yang terbentang luas mulai dari benua Afrika,India,eropa,asia dan sebagian benua Amerika .

Sang khalifah Harun ar Rasyid dalam membangun daulah Bani Abbasyyah tidak saja memperluas wilayah kekuasaan tetapi sang khalifah Harun ar Rasyid sebagaimana dilansir Republika.co.id 20 November 2010 memiliki kemampuan dalam menjaga keutuhan wilyah yang dikuasainya .

Sang khalifah Harun ar Rasyid memiliki kemampuan luarbiasa dalam memperluas dan menjaga keutuhan wilayah kesemuanya itu juga tak lepas dari armada angkatan bersenjata yang dibentuk sang Khalifah Harun dalam mempertahankan,menciptakan keamanan negara hingga negara aman terkendali.

Pada masa pemerintahan khalifah Harun ar Rasyid juga pernah terjadi beberapa pemberontakan antara lain: pemberontakan Khawarij pimpinan Walid bin Tahrif tahun 794, pemberontakan Musa al Kadzim tahun 799 M, serta pemberontakan Yahya Abdullah bin abi Taglib tahun 792 M.namun pemberontakan tidak berlangsung lama atau tidak berkepanjangan dan dapat diselesaikan dengan baik oleh sang khalifah Harun ar Rasyid.

Pada masa pemerintahan khalifah Harun ar Rasyid kehidupan politik semakin kokoh yang berdampak luarbiasa terhadap legimitasi kekuasaan Daulah Bani Abbasyyah saat itu , karena didukung kemajuan dibidang ekonomi yang demikian pesat hingga mendorong pertumbuhan ekonomi disegala bidang ditandai dengan pembangunan gedung-gedung mewah di kawasan sungai trigis dan sungai Eufrat seperti gedung sekolah,rumah sakit,masjid ,gedung kesenian,istana dan prasarana lainnya hingga Bagdad menjelma kota 1001 malam tak tertandangi saat itu dan mengantarkan Daulah Abbasyyah mencapai puncak keemasan atau the golden the Islam .

Keamanan Abbasyyah dibawah kepemimpinan sang khalifah Harun ar Rasyid begitu konduktif hingga mendorong perkembangan berbagai ilmu pengetahuan ditandai dengan aktifitas peterjemahan naskah-naskah berbagai bahasa ke bahasa dan berdirinya Baitul Hikmah sebagai pusat penelitian,peterjemahan,perpustakaan,perguruan tinggi kemudian dimasa itu sang khalifah Harun sangat menghargai ulama,ilmuwan tak segan sang khalifah membayar hasil tulisan,melibatkan mereka dalam setiap pemerintah mengambil kebijakan ,bahkan sang khalifah mengundang mereka ke istana berdiskusi berbagai masalah.

Sang khalifah Harun ar Rasyid dikenal sangat perhatian terhadap rakyat hingga kemudian seluruh rakyat mencapai kemakmuran,kesejahteraan secara merata dan mendorong perkembangan ilmu pengetahuan ,tehnologi,ekonomi,perdagangan,politik,wilayah kekuasaan,peradapan Islam yang luarbiasa pengaruhnya dalam kemajuan negara .

Perkembangan berbagai bidang ilmu pengetahuan yang luarbiasa terjadi masa pemerintahan khalifah Harun ar Rasyid ternyata berpengaruh besar juga berdampak pula pada kemajuan politik Dinasti Abbasyyah ketika itu mampu menjaga,meningkatkan legimitasi kekuasaan politik di dunia membuat Daulah Abbasyyah disegani negara lain dan mengantarkan Dinasti Abbasyyah menjadi salah satu negara adikuasa di dunia pada abad ke 8

Potret ekonomi dimasa khalifah Harun ar Rasyid

Diposting oleh Ningsih pada 16:32, 21-Sep-14

ilustrasi-110426173207-2.jpg

Kekhalihan Bani Abbasyyah adalah lanjutan dari kekhalifahan Bani Umayyah kemudian pertumbuhan ekonomi mengalami kemajuan pesat apalagi setelah pemerintah Abbasyyah era khalifah ke 3 al Mahdi Mansur memidahkan ibukota ke Bagdad . Bagdad yang berada di daerah sungai trigis dan Eufrat mendorong pertumbuhan ekonomi begitu cepat hingga kawasan ini menjadi pusat perdagangan ekmomi disamping sebagai ibukota kerajaan juga kota niaga kemudian tempat inilah negara mendapat devisa yang besar.

ketika itu aktifitas ekonomi didominasi oleh kegiatan pertanian maupun perdagangan dengan produk padi,jagung kapas,sutra,keramik,wol, dan era khalifah Harun ar Rasyid 786-809 M ekonomi Abbasyyah mengalami puncak kejayaan diera itu pembangunan pertanian maju sangat pesat dengan sistem irigrasi modern mendorong hasil pertanian melimpah kemudian Harun juga membangun pusat-pusat ekonomi dengan membangun perindustrian ditandai dengan berdirinya pabrik modern kertas pertama di Bagdad tahun 800 M disusul beberapa industri lainnya sepepti industri sabun,gelas dikota Basrah,sutera di Kaufah sutera bersulam.

Selain kegiatan pertanian,perindustrian khalifah Harun juga ,memperhatikan bidang perdagangan dengan membangun sumur,armada-armada dagang dampaknya luarbiasa terhadap ekonomi Abbasyyah berpengaruh terhadap tingkat daya saing dalam dan luarnegeri .Menariknya sang khalifah Harun membentuk badan khusus yang bertugas mengawasi pasaran dagang,mengatur ukuran timbangan,menentukan harga pasar atau mengatur politik .

Pertumbuhan ekonomi era khalifah Harun memang luarbiasa mampu meningkatkan pendapatan negara yang tinggi hingga seluruh rakyat Abbasyyah mencapai kemakmuran,kesejahteraan kemudian pendapatan negara tidak hanya berasal dari pertanian,industri,perdagangan juga berasal dari pajak baik pajak pertanian pajak perdagangan,maupun pajak Jizyah berasal dari penduduk non muslim kepada pemerintah Islam sebagai wujud loyalitas ,konsewensi dari perlindungan yang mereka dapat dari pemerintah Islam ,sementara sumber pendapat lain berasal dari zakat,'asyur al tijarah dan diketahui sang khalifah sangat memperhatikan masalah perpajakan terlihat dari penunjukkan Abu Yusuf untuk menyusun sebuah kitab mengenai perekonomian Syari'ah bernama al Kharaj j

Hasil pendapatan atau kas negara tinggi melimpah tidak lantas khalifah Harun ar Rasyid korupsi atau hidup foya-foya ,namun hasil pendapatan yang tinggi melimpah dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan membangun prasarana sarana seperti jalan raya, gedung sekolah,rumah sakit,masjid,istana,gedung kesenian,perpustakaan nan megah mendorong Bagdad bagai kota 1001 malam tak ada tandingannya saat itu selanjutnya hasil pendapatan tinggi dimanfaatkan pula untuk riset penelitian,penulisan buku ,peterjemahan naskah-naskah ilmu pengetahuan dari bahasa asing ke bahasa Arab dan masa inilah Abbasyyah mencapai puncak keemasan atau the golden age of Islam .

Ilmu pengetahuan dimasa khalifah Harun ar Rasyid berkembang luarbiasa ditandai berdirinya Baitul Hikmah Bait al Hikmah atau rumah kebijaksanaan adalah lembaga peterjemahan sekaligus berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan perpustakaan ,penelitian dan perguruan tinggi.Selain mendirikan Baitul Hikmah khalifah Harun juga membentuk dewan peterjemahan yang dipimpin Yuwana bin Musawah untuk keperluan penerjemahan serta menggali informasi.

Sang khalifah Harun dikenal sangat menghargai ulama,ilmuwan setiap tulisan,penemuan yang dihasilkan ulama,ilmuwan dibayar mahal oleh negara kemudian mereka ditempatkan dalam kedudukan status yang tinggi hinha mereka dapat menikmati segala kemewahan sebab kehidupan rakyat kemakmuran .Sang khalifah Harun dikenal sangat dekat dengan ulama,ilmuwan ,penulis seniman tak segan sang khalifah melibatkan mereka setiap mengambil kebijakkan dan mengundang mereka ke istana untuk berdiscusi berbagai masalah. ekonomi Abbasyyah mencapai puncak keemasan sebagaimana dilansir Republika.co.id 30 September 2012 juga tak lepas dari kemampuan sang Khalifah Harun ar Rasyid dalam menjaga keutuhan wilayah kekuasaan yang terbentang kuas dari wilayah Afrika hingga India,Ekonomi Abbasyyah yang mencapai keemasan tidak membuat sang khalifah Harun sombong,tamak Ia tetap rendah hati mau terjun langsung memantau keadaan rakyat jelata dimalam hari dan peduli terhadap kesejahteraan rakyat kecit sehingga makin membuat sang Khalifah Harun ar Rasyid dicintai,disegani rakyat serta semua golongan