Melihat dari dekat kehidupan masyarakat dusun Kemburan,kecamatan Salam,Kabupaten Magelang,Jawatengah

Diposting oleh Ningsih pada 07:46, 20-Des-14

jalan-desa-2.jpg

papan-nama.jpgwarung.jpg

pabrik.jpg Dusun Kemburan terletak didesa Jumoyo,kecamatan Salam,kabupaten Magelang,jawatengah tepatnya berada dibantaran kaliputih salah satu jalur sungai gunung Merapi .

Lokasi dusun Kemburan berada dikaki gunung Merapi berjarak kurang lebih 15 Km dari puncak merapi dan dusun Kemburan juga berada dipelosok daerah dengan pusat kota Muntilan berjarak sekitar 4 Km ,sedangkan jarak dusun Kemburan menuju jalan utama Jogja magelang sekitar 1,5 KM .

Walau dusun Kemburan berada dipelosok wilayah dikaki gunung Merapi ,namun penduduk dusun ini peduli dan memperhatikan terhadap pendidikan terbukti dibangunnya gedung Sekolah MI Maarif Jumoyo,TK ABA serta beberapa lembaga Pendidikan TPA di kampung ini,bahkan beberapa warga dusun Kemburan menempuh pendidikan sampai perguruan tinggi,

Selain itu, kesenian tradisional cukup berkembang baik didusun ini dan tetap eksist sampai sekarang adalah kelompok kesenian tradisional Jatilan budi muda utomo serta kelompok seni qasidah atau hadroh al Hamdan

Wilayah dusun Kemburan sesungguhnya indah pemandangannya betapa tidak diseluruh pelosok dusun banyak dijumpai lahan perkebunan nan hijau yang ditanami berbagai pepohonan seperti tanaman salak pondoh, tanaman bambu, pohon nangka,rambutan dan lainnya apalagi jalan dusun kemburan sudah baik dengan tatanan batu sehingga keliling dusun ini berasa sejuk terutama pagi hari sembari lihat gunung Merapi dari kejauhan yang terletak utara dusun ini.

Sementara disebelah barat dusun Kemburan terdapat jalan dusun ke arah utara akses menuju dusun lain dan jalan dusun ke selatan menuju jalan raya Magelang -Jogja kemudian selokan air dan lahan persawahan nan luas yang ditanami aneka produk pertanian mulai padi,jagung,sayuran .

Lahan pertanian tersebut oleh petani dusun kemburan diolah sebagian menjadi perkebunan salak dan peternakan ayam pedaging .

Mayoritas penduduk dusun Kemburan beragama Islam ,sedangkan mata pencaharian penduduk dusun Kemburan umumnya petani dan setiap hari sebagian besar penduduk dusun Kemburan beraktifitas disawah yang berada di sebelah barat dusun Kemburan entah mencangkul,memetik sayuran, membajak sawah dengan kerbau,menanam padi dan lainnya dengan alat pertanian yang cukup sederhana seperti cangkul,ani2,arit dan lain-lain .

Penduduk dusun kemburan sudah mengenal tehnologi pertanian terlihat sejumlah petani didusun ini menggunakan alat modern untuk membajak sawah,meski peralatan pertanian yang sederhana masih dimanfaatkan oleh petani dusun kemburan cukup berhasil dalam bidang pertanian terlihat rumah-rumah penduduk didusun ini sudah permanen terbuat dari batu bata ,hampir tiap rumah memiliki televisi,sepeda motor,hp ,mobil,dan menyekolahkan ke sekolah jenjang SLTA.

Selain bertani sejumlah penduduk dusun Kemburan juga beternak sapi,kerbau,kambing yang kandangnya berada sekitar rumah mereka sehingga tak heran jika berkeliling dipersawahan dusun kemburan dapat melihat dari dekat kehidupan warga dusun Kemburan mencari rumput untuk ternak mereka atau memandikan kerbau,sapi di selokan air yang ada disebelah barat dusun Kemburan.

Pola hidup penduduk dusun Kemburan memiliki persamaan dengan pola hidup penduduk yang tinggal disepanjang Kaliputih yakni menggantungkan hidupnya di kaliputih yang berada sebelah timur dusun Kemburan.

Tak heran setiap harinya dapat melihat dari dekat aktifitas sebagian penduduk dusun kemburan dibantaran kaliputih seperti :mencari batu dengan menggunakan linggis,menambang pasir dengan menggali pasir menggunakan linggis kemudian hasil galian pasir disaring dengan saringan terbuat dari kawat dibentuk sedemikian rupa .Hasil saringan galian penambangan di kaliputih berupa pasir ,batu kerikil kemudian dijual pada mandor yang membawa truk Bekas galian penambangan pasir biasanya berair dan lama kelamaan muncul air kubangan selanjutnya air kubangan bekas penambangan pasir ini tidak dibiarkan begitu saja oleh warga dusun Kemburan ,tetapi air kubangan bekas penambangan pasir inilah dimanfaatkan untuk mandi,mencuci baju setiap harinya.

Pola hidup penduduk dusun Kemburan,desa Jumoyo memang belum semuanya memahami hidup sehat ada sebagian yang telah memahami hidup sehat dengan membangun sumur, dan MCK dirumah mereka ,namun ada beberapa penduduk dusun Kemburan yang ekonomi kurang tidak mampu membangun kamar MCK ,akibatnya mereka mandi,mencuci menggunakan air Kaliputih yang keruh tidak sehat.

Dusun Kemburan memang telah beberapa kali dijadikan lokasi Kuliah kerja Nyata atau KKN oleh perguruan tinggi ,namun belum mengalami perubahan dalam bidang kesehatan

Kesenian tradisional Jatilan Budi Muda Utomo,Dusun Kemburan,kecamatan Salam,kabupaten Magelang,jawatengah

Diposting oleh Ningsih pada 09:38, 19-Des-14

jatilan-6.jpgjatilan-5.jpg

jatilan-dusun-kemburan.jpgjatilan-dusun-kemburan-1.jpg

Kesenian tradisional Jatilan Budi Muda Utomo ,salah satu kelompok kesenian tradisional yang berasal dari dusun Kemburan,desa Jumoyo,kecamatan Salam, Kabupaten Magelang,Jawatengah dan diwilayah Kabupaten Magelang jumlah kesenian tradisional cukup banyak mulai kesenian jatilan,kubro siswa,dayakan dan lainnya yang tersebar dipelosok Kabupaten Magelang.

Kelompok kesenian tradisional Jatilan berasal dari dusun Kemburan,desa Jumoyo,kecamatan Salam ,kabupaten Magelang telah lama berdiri kurang lebih pada awal tahun 1980-an dengan pelatih dari Magelang bernama Hadi .

Sejak Kelompok kesenian tradisional Jatilan yang ada didusun Kemburan dibentuk hampir tiap hari latihan beberapa bulan kemudian kelompok kesenian tradisional Jatilan ini pentas di dusun Kemburan dan sekitarnya hampir setiap minggunya membuat kelompok jatilan didusun Kemburan dikenal masyarakat Magelang .

Kelompok kesenian tradisional jatilan asal dusun Kemburan dikenal memiliki gerakan tarian Jatilan yang khas berbeda dengan kesenian tradisional jatilan yang ada didesa jumoyo sehingga membuat penasaran dan daya tarik tersendiri bagi penonton. Kesenian tradisional Jatilan asal Dusun Kemburan sejak awal berdiri pentas pada malam hari dengan gerakan tarian jatilan yang unik dan berbeda dengan gerakan tarian jatilan yang ada di kecamatan salam gTak heran bila kelompok kesenian tradisional jatilan asal dusun kemburan pentas banyak dipenuhi penonton.

Kelompok kesenian tradisional jatilan asal dusun Kemburan telah berdiri selama puluhan tahun dan jangka waktu puluhan tahun kelompok kesenian Jatilan berasal dari dusun Kemburan ini telah pentas disejumlah daerah dikecamatan salam bahkan kabupaten Magelang entah acara khitanan,nikahan dan acara lainnya.

Selama puluhan tahun kelompok kesenian tradisional Jatilan dusun Kemburan mengalami masa kejayaan dan pada masa kejayaan kesenian tradisional Jatilan dusun Kemburan,desa Jumoyo,Magelang tersebut hampir tiap minggu jatilan ini pentas dimana-mana menyebar di wilayah Magelang

Tak heran jatilan asal dusun Kemburan memiliki banyak penggemar dari mulai anak,ibu-ibu,kaum muda,remaja putri hingga orang tua dalam setiap pentas,namun memasuki tahun 1998 seiring terjadinya krisis ekonomi di Indonesia masa kejayaan kesenian tradisional jatilan asal dusun Kemburan mengalami pasang surut.

Krisis ekonomi pada tahun 1998 terus berkepanjangan membuat kegiatan ekonomi di Indonesia saat itu terhenti dampaknya luarbiasa tidak hanya bidang ekonomi melainkan juga berpengaruh bidang seni salah satunya kegiatan seni jatilan asal Dusun Kemburan juga ikut terkena dampaknya berakibat hampir 14 tahun vakum dari tahun 1998-2014 . Jangka waktu 14 tahun kelompok kesenian tradisional jatilan asal dusun Kemburan vakum dari pentas seni Jatilan dan hal ini tidak hanya dialami oleh kesenian jatilan dusun kemburan saja tetapi hampir merata diseluruh Indonesia,Pada tahun 2012-an ekonomi Indonesia bangkit kembali diiringi muncul kesenian tradisional baru selain kesenian Jatilan mulai dari dayakaan dan sejenisnya yang menjamur dimana-mana. Ditengah maraknya berbagai macam kesenian tradisional kelompok kesenian tradisional jatilan dusun Kemburan tetap mencoba eksist dengan cirikhas gerakan tarian jatilannya yang kembali pentas dari kampung ke kampung setiap minggu dan bulannya . Semenjak eksist pasca krisis ekonomi 1998 pemain-pemain kesenian tradisional Jatilan asal dusun Kemburan diisi oleh generasi muda atau kaum muda yang berasal dari dusun Kemburan,dusun Kemiren,desa Jumoyo tidak lain regenerasi kesenian jatilan dusun kemburan dengan harapan tidak mudah punah oleh pergeseran zaman.

Kini kesenian tradisional Jatilan asal dusun Kemburan mulai menggeliat kembali hampir setiap minggu pentas didusun Kemburan dan sekitarnya,tetapi waktu pentas bukan lagi di malam hari seperti tahun-tahun sebelumnya melainkan di siang hari di hari minggu.

Kekeringan ,warga dusun Kemburan,desa Jumoyo,Kecamatan Salam,Kabupaten Magelang,jawatengah mandi di kubangan bekas tambang pasir

Diposting oleh Ningsih pada 08:06, 18-Des-14

air-pancuran.jpgselokan-air-2.jpg

selokan-air-dusun-kembura.jpg

bak-air-dusun-kemburan.jpg

Musim kemarau yang berkepanjangan beberapa bulan terakhir ini membuat sejumlah daerah dikabupaten Magelang seperti kecamatan salaman termasuk desa-desa kawasan di bantaran Kali putih,Magelang ,kecamatan Salam ,Jawatengah mengalami kekeringan . Warga kaliputih salah satunya warga dusun Kemburan,desa jumoyo,kecamatan Salam, Kabupaten Magelang selama musim kemarau setiap pagi terpaksa menggunakan air kubangan bekas penambangan pasir untuk mandi,mencuci baju .

Letak kaliputih tidak jauh dari rumahnya dan mereka memang tinggal didusun Kemburan yang lokasinya berada dibantaran kaliputih . Warga dusun Kemburan yang umumnya terdiri dari ibu-ibu ini sebagaimana dilansir Metrotvnews.com 20 September 2014 menggunakan air bekas kubangan penambangan pasir berwarna keruh untuk mandi dan mencuci.

Mata pencaharian warga dusun Kemburan salah satunya menambang pasir kemudian hasil penambangan pasir dijual dan bekas penambangan pasir dengan kedalaman tertentu terkadang mengeluarkan air dan air inilah yang dimanfaatkan warga kaliputih untuk mandi,mencuci padahal air kubangan bekas penambangan pasir berwarna keruh penuh lumpur,pasir.

Warga dusun Kemburan diduga telah puluhan tahun menggunakan air kubangan bekas penambangan pasir untuk mandi,mencuci . Mereka tidak takut akan terkena penyakit kulit setelah mandi air keruh dikubangan penambangan pasir,karena mereka sudah terbiasa mandi ,mencuci ditempat ini. Warga dusun Kemburan umumnya beralasan menggunakan air kubangan bekas penambangan pasir karena dropping air bersih dari pemerintah selama musim kemarau menurut pandangan mereka tidak merata .Ironisnya air kubangan bekas penambangan pasir tidak hanya dimanfaatkan untuk mandi,mencuci melain juga untuk buang air besar.

Musim kemarau dimulai sejak bulan Juni 2014 dan memasuki bulan September 2014 berarti warga dusun Kemburan selama mengalami kekeringan telah menggunakan air kubangan bekas penambangan pasir untuk mandi,mencuci selama 4 bulan .

Musim kemarau pada tahun 2014 memang berkepanjangan membuat warga kaliputih termasuk dusun kemburan terus mencari sumber mata air yang baru untuk memenuhi kebutuhan mereka salah satunya memanfaatkan air kubangan bekas penambangan pasir untuk mandi,mencuci.

Kini memasuki bulan Desember 2014 musim penghujan mulai datang hampir tiap hari hujan warga dusun Kemburan ,desa Jumoyo,Magelang pun tetap menggunakan air kubangan bekas penambangan pasir untuk mandi,mencuci setiap harinya . Entah sampai kapan warga dusun kemburan ,desa Jumoyo,Magelang tetap menggunakan air kubangan bekas penambangan pasir untuk mencuci baju dan mandi tidak diketahui secara pasti yang jelas bila banjir melanda kaliputih mereka panen pasir,batu kemudian mereka jual dan mereka akan kembali menambang pasir selanjutnya air kubangan bekas penambangan pasir kembali digunakan untuk mencuci baju dan mandi.

Sesungguhnya hampir setiap rumah-rumah dalam wilayah dusun Kemburan telah dibangun sumur dan air sumur tersebut biasanya dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari untuk memasak ,tetapi entah mengapa warga dusun Kemburan hingga sekarang mandi ,mencuci baju memilih di kaliputih dengan memanfaatkan air kubangan bekas penambangan pasir. Selain sumur yang dibuat oleh warga dusun Kemburan sesungguhnya warga dusun Kemburan juga telah membuat bak-bak penampungan air yang tersebar didusun Kemburan kemudian bak penampungan ini disalurkan ke setiap rumah dengan pralon-pralon berukuran kecil. Bak-bak penampungan air ini bersumber dari sebuah mata air didaerah sumbrung ,namun mata air tersebut kini sudah lama tidak lagi ada airnya dan mengering.

Mata air yang telah lama mengering menyebabkan bak-bak penampungan air yang ada di dusun Kemburan tidak berfungsi lagi dan rusak dibiarkan begitu saja tanpa mendapat perhatian dari perangkat dusun setempat termasuk pengurus RT atau kepala dusun .

Bak-bak penampungan air sebetulnya masih bagus dari struktur bangunannya sehingga dikemudian hari dapat difungsikan kembali tidak lagi menggunakan mata air sebagai sumber air melainkan membuat sumur berpompa sekaligus membuat pemandian umum atau MCK umum .Hal ini dilakukan tidak lain untuk mengubah pola hidup warga dusun Kemburan lebih sehat dikemudian hari.

Ekspedisi Pamalayu

Diposting oleh Ningsih pada 13:03, 17-Des-14

445px-amoghapasa-padang-r.jpg

borobudur-ship.jpg Ekspedisi Pamalayu adalah sebuah diplomasi politik melalui operasi militer yang dilakukan kerajaan Singasari pada masa pemerintahan raja Sri Maharaja Kertanagara tahun 1275-1286 terhadap kerajaan Malayu ,Dharmasraya di pulau Sumatera .Ekspedisi Pamalayu menjadi salah satu bagian penting dari politik Cakradharmala raja kerajaan Singasari Sri Maharaja Kertanagara dalam menyatukan nusantara dengan memperluas wilayah kekuasaan sampai wilayah luar pulau jawa.

Perang antara kerajaan Singasari melawan kerajaan Malayu yang berlangsung tahun 1275 atau terkenal dengan nama ekspedisi Pamalayu dan ketika itu Singasari mengirim pasukan tentara dalam jumlah besar mencapai 14.000 tentara ke Dharmasraya,pulau Sumatera .Latar belakang digelar Ekspedisi Pamalayu yang dilakukan pemerintahan Maharaja Kertanagara menurut kitab Negarakertagama bertujuan sesungguhnya menjalin kerjasama baik antara Singasari dengan Dhasyara atau kerajaan Malayu ,namun ditolak mentah-mentah oleh raja Dharmasra dan dengan segala cara dilakukan oleh raja Dharmasra untuk mempertahankan wilayahnya dari serangan Singasari sehingga memicu perang antara Malayu berhadapan pasukan Singasari yang dipimpin kebo Anabrang.

Terjadilah perang antara kedua negara tahun 1268 yang dimenangkan Singasari Swarnabhumi ,namun tanpa disangka-sangka Raja Swarnabhumi melakukan perlawanan sengit sehingga terjadi perang antara pasukan tentara Swarnabhumi degan pasukan Singasari.

Versi lain menyebutkan latarbekang ekspedisi Pamalayu dampak dari ancaman bangsa Mongol dibawah pimpinan raja Khublai Khan yang akan menyerang singasari secara besar-besaran bila tidak mau tunduk kerajaan mongol apalagi Kertanagara saat diangkat sebagai raja Singasari memiliki visi kuat memperluas wilayah diluar jawa dan berniat menyatukan jawa dan melayu dibawah kekuasaan Singasari .Dibawah kekuasaan dua pulau tersebut dapat menghadapi serangan mongol yang bisa saja terjadi.

Versi yang tak kalah penting menurut catatan kitab Negarakertagama menyebutkan sasaran utama dalam ekspedisi Pamalayu adalah menaklukan negeri Melayu bukan kerajaan Sriwijaya diceritakan Negarakertagama Sriwijaya musnah dalam Negarakertagama yang ditulis tahun 1365 tidak pernah menyebutkan negeri Sriwijaya melainkan Palembang. Ekspedisi yang dilakukan Singasari ke wilayah kerajaan Melayu sebagaimana dikatakan Negarakertagama pasalnya wilayah kerajaan Melayu adalah daerah jajahan Majapahit yang meliputi sumatera dan semenanjung Malaka.

Ketika itu kawasan wilayah kerajaan Malayu yang meliputi sumatera dan Semenanjung Malaka menjadi pusat ekonomi,perdagangan ,pelayaran di sangat ramai dunia sehingga mendorong kerajaan Singasari untuk menaklukan kerajaan Malayu melalui ekspedisi Pamalayu .Pada tahun 1268 terjadilah pertempuran pertama antara kerajaan Singasari dipimpin oleh Kebo Anbrang ,seorang Malayu yang diangkat menjadi perwira melawan pasukan kerajaan Malayu dimenangkan oleh kerajaan Singasari .

Semenjak itu Dharmasraya dengan rajanya bernama Srimat Tribhuwanaraja Tunggadewi Mauli Warmadewa menjadi daerah bawahan keraan Singasari,maka tahun 1286 Maharaja Kertanagara mengirim arca Amoghapasa untuk ditempatkan di Dharmasraya. Arca Amoghapasa dibuat oleh Maharaja Kertanagara sebagai hadiah persahabatan antara Maharaja Kertanagara dengan Maharaja Tribhuwanaraja.

Prasasti pondangroco menyebutkan arca Amoghapasa diberangkatkan dari jawa menuju sumatera diiringi beberapa pejabat penting Singasari diantaranya mahamantri dyan adwayabrahma,Hyang Dipangkaradasa dan Mpu Wira kemudian sebagai hadiah balasan Maharaja Tribhuwanaraja raja Melayu menghadiahkan dua putrinya bernama Dara Petak dan Dara Jingga untuk dinikahkan dengan Maharaja Kertanagara di Singasari.

Pasca ekspedisi Pamalayu ternyata raja Mongol balas dendam dengan menyerang Singasari 1292,namun Singasari sudah runtuh akibat pemberontakan Jayakatwang dan sesudah ekspedisi Pamalayu menurut sumber catatan dari Batak sisa-sisa pasukan Pamalayu yang dipimpin Indrawarwan bukan kebo Anabrang tidak kembali ke pulau jawa melainkan menetap di Sumatera. pasukan Pamalayu dibawah pimpinan Indrawarman menurut catatan sejarah bermarkas ditepi sungai Asahan tidak bergabung dan menolak mengakui kedaulatan Majapahit pimpinan Raden Wijaya .Ia memilih meninggalkan daerah Asahan kemudian membangun kerajaan Silo di daerah Simalungun ,namun umur kerajaan Silo tidak berlangsung lama setelah tahun 1339 kerajaan ini diserang pasukan Majapahit membuat kerajaan Silo hancur.

Politik Sri Maharaja Kertanagara

Diposting oleh Ningsih pada 08:12, 07-Des-14

pasukan-prajurit-majapahi.jpg

Sri Maharaja Kertanagara ,raja terakhir kerajaan Singasari terkenal dengan pandangan politik yang hebat dan kehebatan politik Raja Kertanagara, memiliki pengaruh luarbiasa menghantarkan kerajaan Singasari mencapai puncak kejayaan sehingga Maharaja Kertanagara menjadi tokoh Singasari yang disegani ,berpengaruh dizamannya.

Sri Maharaja Kertangara dalam berpolitik berbeda dengan pandangan politik tokoh Singasari lainnya seperti :ken arok,anusapati,tohpati,wisnuwardhani yang hanya mementingkan kekuasaan penuh diwarnai intrik-intrik politik .Sementara itu, Sri Maharaja Kertanagara dalam berpolitik lebih mengedepankan kesejahteraan rakyat dan memperluas wilayah kekuasaan dengan mempersatukan nusantara. Cara berpolitik Maharaja Kertanagara yang demikian itu tak lepas dari pengalamannya menjadi raja Muda atau Yuwaraja tahun 1254 bergelar Sri Maharaja Sri Lokawijaya .Pengalaman Maharaja Kertanagara sebagai Yuwaraja berdampak luarbiasa bagi kepribadiannya membentuk karakter Kertanagara menjadi pemuda yang ambisius,cerdas,tegas,ahli negara nan ulung,ahli agama .

Sifat ambisius Kertanagara dibawa sampai Ia dewasa saat Kertanagara menjadi Raja Sri Maharaja Kertanagara kemudian ambisi ini terlihat ketika Ia menerapkan politik luarnegeri yakni mempersatukan nusantara dan ambisi ini telah direncanakan sejak Ia naik tahta menjadi Raja Singasari.mewujudkan ambisi menyatukan nusantara Kertanagara melakukan berbagai cara dengan mengadakan berbagai kebijakkan politik yang diwarnai intrik-intrik politik seringkali menimbulkan kontroversi. Politik Sri Maharaja Kertanagara dalam menyatukan nusantara adalah salah satu gebrakan yang dilakukan raja Kertanagara dalam berpolitik antara lain :mengadakan perombakan pemerintahan dengan mengganti Patih Raganata dan menggantinya dengan patih Kebo Tengah Apanji Aragani .

Alasan Kertanagara memecat Patih Raganata karena Ia ti tidak menyetujui pandangan politik Kertanagara tentang Penyatuan Nusantara dan menurut pendapatnya keamanan dalam negeri lebih diutamakan kemudian mengatur susunan sistematis yakni pemerintahan tertinggi berada ditangan raja Kertanagara sebagai penguasa tunggal selanjutnya kedudukan kedua ditempati dewan penasehat raja terdiri dari rakaryana hino,halu serta sirikan dan kedudukan terakhir ditempati pejabat tinggi kerajaan terdiri dari rakaryan mahapatih,demang, serta Kanuruhan .Menariknya sistem pemerintahan terrebut terus berlanjut sampai pemerintahan kerajaan Majapahit.

Pandangan politik Sr Maharaja Kertanagara tak kalah menarik adalah pandangan politik luarnegeri yang terkenal dengan Cakramandala yakni program penyatuan nusantara dicanangkan Maharaja Kertanagara kemudian dalam menindaklanjuti program Cakramandala sang Maharaja Kertanagara melibatkan seluruh kekuatan militer termasuk pasukan elit Bhayangkara . Cakramandala yang dicanangkan Maharaja Kertanagara dalam perkembangannya berhasil menaklukan sejumlah wilayah di nusantara salah salah satunya menaklukan kerajaan Sriwijaya di Sumatera terkenal dengan ekspedisi Pamalayu tahun 1275 M pasalnya Sriwijaya memiliki pelabuhan Malayu yang ramai kapal asing dari India maupun Tiongkok .

Ambisi Maharaja Kertanagara dalam menyatukan nusantara memang luarbiasa Ia tidak hanya menaklukan Sriwijaya,tetapi menaklukan Bali 1284 M,Maluku,jawa,kalimantan hingga semenanjung Malaka kemudian mengadakan kerjasama dengan kerajaan Champa terbukti dalam prasasti Po Sah di Phanrang tahun 1306 M . Politik Maharaja Kertanagara yang demikian itu berdampak luarbisa bagi kemajuan kerajaan Singasari baik dibidang ekonomi,politik,seni budaya,perdagangan,pelayaran yang juga menghantar Singasari ke puncak kejayaan.

Politik Cakramandala yang diadakan Maharaja Kertanagara ternyata belum membuat puas sang raja dan Maharaja Kertanagara tetap ingin memperluas wilayah Singasari ,bahkan mengerahkan semua kekuatan militer termasuk prajurit elit Bhayangkara saat menyerang Malaya secara besar-besaran.

Pada saat itu keamanan,ketahanan istana kerajaan Singasari mengalami kekosongan semua kekuatan militer termasuk prajurit Bhayangkara sibuk menghadapi serangan tentara malaya padahal keamanan ,ketahanan dalam negeri menjadi tanggung jawab prajurit elit Bhayangkara dan memberi peluang bagi Jawakatwang dan pasukannya menyerang Singasari menjadi awal kehancuran Singasari.

Kehidupan politik zaman Sri Maharaja Kertanagara

Diposting oleh Ningsih pada 08:40, 06-Des-14

foto0464.jpg

Sri Maharaja Kertanagara adalah raja terakhir kerajaan Singasari dan raja Kertanagara juga putera Wisnuwardhana raja Singasari yang berkuasa tahun 1248-1268 ,sedangkan ibunya bernama Waning Hyun bergelar Jayawardhani,putri dari mahisa wunga Teleg putra Ken Arok.

Istri Kertanagara bernama Sri Bajradewi dari perkawinan dengan Sri Bajradewi mereka dikaruniai 4 putri menurut Negarakertanagara yakni: Tribhuwaneswari,Narendraduhita,Jayendradewi dan Gayatri kemudian keempat putri Kertanagara dinikahi Raden Wijaya .

Sri Maharaja Kertanagara naik tahta menurut Prasasti Padang pada tahun 1286 bergelar Sri maharaja kertanagara Wikrama Dharmmottunggadewa sebagaimana dikatakan kitab Pararaton Ia menggantikan ayahnya Wisnuwardhana berlangsung damai tanpa peperangan ,pemberontakan yang berarti.

Jauh sebelum Kertanagara diangkat sebagai raja Singasari Kertanagara oleh ayahnya Wisnuwardhana diangkat sebagai Yuwaraja di Kediri tahun 1254 bergelar Sri Maharaja Sri Lokawijaya . Kertanagara sebagai Yuwaraja atau raja muda adalah awal perjalanan karir politik Kertanagara dan menjadi pengalamannya yang sangat berharga bagi Kertanagara dan langsung maupun tak langsung membentuk pola pikir,kepribadiannya yang berkarakter hingga membentuk Kertanagara menjadi pemuda cerdas ,tegas, pandai dalam ilmu negara ataupun pemerintahan,ahli politik,ahli dibidang agama . Jangka waktu antara tahun 1254- 1286 atau 34 tahun Kertanagara secara resmi menurut Prasasti Padang Roco bertarikh 1286 menjadi Raja Singasari bergelar Sri Maharaja Kertanagara Wikrama Dharmmottunggadewa menggantikan ayahnya Wisnuwardha dan menjabat raja Singasari adalah puncak karir politik Sri Maharaja Kertanagara . Pasca Kertanagara naik tahta sebagai raja Singasari Ia berambisi kuat memperluas kekuasaannya diseluruh nusantara dan Sri Maharaja Kertanagara disebut-sebut sosok raja jawa pertama yang ingin menyatukan wilayah nusantara.

Tak berapa lama setelah menjabat sebagai Raja Singasari Kertanagara mulai melakukan gebrakan atau pembaharuan dibidang politik salah satunya pergantian pejabat kerajaan bertujuan menggalang pemerintahan yang bersih dengan memecat pejabat tak mendukung politiknya . Langkah pertama yang dilakukan raja Kertanagara memecat patihnya bernama Raganata dan menggantinya dengan Kebo Tengah Apanji Aragani.

Langkah ini lakukan Kertanagara karena Patih Aragani tidak menyetujui pandangan politik Kertanagara untuk menyatukan nusantara ,karena menurut Patih Aragani keamanan dalam negeri lebih diutamakan .Cara lain Kertangara dalam memperluas kekuasaan yakni mengangkat Jayakatwang sebagai wakil raja Kediri ,melakukan politik perkawinan antara turukbali dengan Jayakatwang ,namun pandangan politik Kertanagara ini terhambat pemberontakan-pemberontakan dalam negeri meski akhirnya dapat dipadamkan.

Pandangan politik Kertanagara yang lain tak kalah hebat dalam mempersatukan wilayah nusantara adalah membentuk angkatan bersenjata yang anggotanya terdiri dari prajurit elit Bhayangkara pilihan,Prajurit elit Bhayangkara yang dibentuk Kertanagara tidak hanya menjaga keamanan lingkungan istana,melainkan juga berperang menaklukan wilayah diwilayah kerajaan-kerajaan di jawa,sumatera,bali,maluku,pahang,kalimantan hingga semenanjung selat Malaka.

Kehidupan politik pada zaman pemerintahan Sri Maharaja Kertanagara cukup konduktif pasalnya sang Raja Kertanagara mampu menjaga stabilitas politik ,namun disisi lain Raja Kertanagara sangat ambisius menyatukan nusantara sesuai dengan cita-citanya yakni menaklukan Mongol ,Cina yang dipimpin Khublai Khan .

Ambisi sang raja Kertanagara menyatukan nusantara memang luarbiasa mengerah semua kekuatan militer armada angkatan bersenjata yang dimilikinya kerajaan Singasari termasuk pasukan elit Bhayangkara untuk menaklukan wilayah saat penyerangan ke Malayu secara besar-besaran antara tahun 1284-1286.

Politik yang digunakan Kertanagara saat menyerang Malaya dengan mengerahkan seluruh kekuatan militer ternyata menghantarkan Singasari kehancuran menjadi catatan kelam sejarah perjalanan kerajaan Singasari.Kekosongan kekuatan keamanan dalam negeri memberi peluang Jayakatwang untuk merebut kekuasaan Singasari dari tangan raja Kertanagara tanpa perlawanan yang berarti. Kekuatan militer kerajaan Singasari ketika itu disegani lawan dimedan laga justru malah sibuk berada di luarnegeri menaklukan negara lain,sementara lingkungan istana kerajaan tempat tinggal raja Kertanagara tidak ada pengamanan,pertahanan dalam negeri seharusnya menjadi tanggungjawab pasukan elit Bhayangkara tidak mampu menyelamatkan istana.Kegagalan Kertanagara dalam menyelamatkan istana Singasari atas serbuan pasukan Jayakatwang dari Gelang-gelang adalah bagian dari kesalahan strategi Sri Maharaja K