Prabu Brawijaya V,sang raja kerajaan Majapahit

Diposting oleh Ningsih pada 19:05, 16-Jun-13

937009-prabu-brawijaya-by.jpg Angkawijaya atau Prabu Brawijaya V adalah raja yang berkuasa dimasa akhir kerajaan Majapahit tahun 1478 .Riwayat hidup prabu Brawijaya banyak tercatat dalam sejumlah catatan sejarah baik naskah-naskah babad maupun serat.Kisah perjalanan hidup Brawijaya melegenda dalam dikalangan masyarakat jawa ,namun Ia sering disebutkan sebagai Bhre Kertabhumi sebagaimana dicatat dalam penutupan naskah Pararaton kadang Brawijaya diidentikkan sebagai Dyah Ranawijaya pada tahun 1478 yang mengaku sebagai penguasa majapahit,janggala dan kadiri setelah berhasil menaklukan Bhre Kertabhumi.Latar belakang keluarga Brawijaya berasal dari keluarga kerajaan Majapahit ayahnya Brawijaya bernama Damarwulan ,raja majapahit bergelar prabu Mertawijaya ,nama gelar setelah mengalahkan Minak Jinggo bupati Blambangan. Arya Damar atau Damarwulan juga ayah dari Raden Patah buah hati pernikahan dengan Ratu Dwarawati dari champa -Damarwulan. Sementara ibunya bernama Dewi Suhita atau Bhre Daha bergelar Ratu ayu kencana wungu sang raja kerajaan majapahit abad ke 6.Brawijaya memiliki nama berbagai versi menurut serat Kanda nama asli Brawijaya adalah Angkawija putra prabu mertawijaya - ratu kencanawungu lain lagi serat babad tanah jawi menyebutkan nama asli Brawijaya adalah Raden Alit yang diduga menggantikan ayahnya bernama Bratanjung sebagai raja. Brawijaya begitu populer dalam masyarakat jawa sehingga sering disebut raja terakhir kerajaan Majapahit,tetapi beberapa catatan sejarah serat Pranitiradya misalnya mencatat yang bernama Brawijaya bukan hanya raja terakhir saja raja sebelumnya juga memakai gelar Brawijaya.Menariknya nama Brawijaya memang cukup populer ditanah jawa ,namun namanya tidak dapat dijumpai dalam naskah pararaton ataupun prasasti peninggalan kerajaan Majapahit.Angkawijaya naik tahta menjadi kerajaan Majapahit bergelar Sinuwun bumi nata Brawijaya ingkang jumeneng kaping v, tidak lama kemudian sang prabu menikah dengan putri dari Champa bernama Ratu Andarwati dikarunia ratu pembayun,raden patah Jinbun tidak lain raden patah .Ketika Majapahit dikuasai Prabu Brawijaya V keadaan Majapahit mengalami kemunduran sepeninggal raja Hayam Wuruk serta patih Gajah Mada apalagi adanya peristiwa perang Paregreg ,pemberontakan hingga perang saudara yang berkepanjangan. Kondisi Majapahit seakan berada diujung tanduk setelah putra Brawijaya bernama Radenfatah jinbun menganut Islam yang berbeda dengan ayahnya beragama budha tidak lama kemudian Fatah jinbun mendirikan kerajaan Glagah Wangi diduga cikal bakal kerajaan Demak.Kondisi kerajaan Majapahit seperti itu membuat Prabu Brawijaya gundah gulana dan menduga bahwa Majapahit sedang berada diujung tanduk apalagi ajaran Islam mulai tumbuh dilingkungan kerajaan Majapahit dan mendorong sang prabu melakukan semedi meminta petunjuk sang pencipta atas keadaan Majapahit terus mengalami kemunduran.Tekab bulad dan berat hati Prabu Brawijaya bersama Sabdopalon meninggalkan lingkungan keraton Majapahit menuju puncak Hargo dalem dikawasan gunung Lawu,jawa timur untuk melakukan semedi dikenal dengan semedi Muksa di Hargo Dalem .Semedi Muksa yang dilakukan sang prabu hingga akhir hayatnya selanjutnya Majapahit sepeninggal sang prabu dikuasai sang putra Brawijaya kedua Pangeran Katong ,tetapi kondisi Majapahit terus mengalami kemunduran apalagi ajaran Islam terus berkembang pesat dalam tanah Majapahit membuat legimitasi kerajaan Majapahit makin lemah apalagi daerah kekuasaan Majapahit satu persatu melepaskan diri dari kekuasan Majapahit .Kerajaan Majapahit memang sedang diambang kehancuran dan kehancuran Majapahit kian nyata setelah kerajaan Glagahwangi yang didirikan Raden patah maju pesat menjadi Demak dengan ibukota Bintara .Sementara Raden Patah terus melakukan penaklukan terhadap Majapahit karena merasa Raden Patah putra Brawijaya V .Penaklukan Raden Patah terhadap Majapahit disaat sang ayah Brawijaya dalam keadaan moksa ,maka terjadilah perang sengit antara Patah Jinbun dengan Bhre kertabhumi atau Brawijaya 1478 dan perang tersebut Kertabhumi berhasil ditangkap oleh anaknya sendiri Raden Patah secara terhormat .Sejak itu Majapahit menjadi bawahan Demak dan kekuasaan sang Bhre Kertabhumi atau prabu Brawijaya 1527 M ditangan sang anak Raden Patah.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Belum ada komentar. Tulislah komentar pertama!

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Email:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar